Sinopsis Fast and Furious 6

Sinopsis Fast and Furious 6 masih penuh dengan aksi kejar-kejaran dengan menggunakan mobil yang seru dan menegangkan. Yang berbeda dari Fast and Furious 6 dibandingkan seri sebelumnya adalah mulai hilangnya sisi balapan mobil. Pihak studio dan terutama sutadara-nya Justin Lin, lebih cenderung untuk membangun film yang lebih mengutamakan aksi dan membangun plot yang lebih dari sekadar seru-seruan balapan di jalanan.

Dari sisi cerita, Fast and Furious 6 memang tidak akan beranjak jauh dari pakem awalnya yang menghadirkan aksi kejar-kejaran yang seru, dan tentu saja, efek visual yang mengagumkan.

Beberapa adegan pasti sulit dilupakan begitu saja buat kamu yang sudah pernah menontonnya. Seperti adegan kejar-kejaran di jalan tol yang ramai dengan melibatkan tank, atau juga kejar-kejaran di landasan pacu bandara yang tidak selesai-selesai itu.

Kalau bagi dee-nesia sih, adegan yang tetap teringat itu ketika Dom berusaha memulihkan ingatan Letty yang amnesia dengan menceritakan kisah dibalik semua luka yang ada di tubuh Letty, dan juga mengembalikan kalungnya.

Yang ternyata itu semua tidak ada gunanya, Letty tetap saja pergi.

hiks….

Loading...

Buat kamu yang nge-fans banget dengan franchise Fast and Furious, seri ke 6 ini cukup memuaskan untuk ditonton.

Sinopsis Fast and Furious 6

Cerita Fast and Furious 6 melanjutkan seri sebelumnya yang bersetting di kota Rio de Janeiro, Brazil.

Setelah peristiwa perampokan di Rio selesai, Dominic Toretto beserta dengan anggota tim-nya hidup terpisah menyebar ke seluruh dunia. Dom tinggal bersama Elena, Mia – adik dari Dominic – tinggal bersama Brian O’Conner dan sudah memiliki seorang anak laki-laki bernama Jack; Gisele dan Han pindah ke Hong Kong, sementara Roman dan Tej hidup mewah.

Sementara itu, ada agen DSS (Diplomatic Security Service) Luke Hobbs dibantu oleh Riley, sedang menyelidiki sebuah serangan teroris pada sebuah konvoi militer Rusia. Hobbs yakin sekali bahwa ada Owen Shaw – seorang mantan anggota pasukan khusus Inggris – dan kru-nya dibelakang peristiwa itu.

Hobbs berhasil menemukan tempat Dominic, dan meminta bantuannya untuk bisa menangkap Shaw. Dominic sendiri, memang sengaja menghindar dari segala hiruk-pikuk urusan, dengan niat menjalani sisa hidupnya dengan damai, setelah peristiwa Rio.

Awalnya, Dominic tidak mau membantu Hobss. Tetapi setelah diperlihatkan foto Letty Ortiz, yang sebelumnya diduga sudah tiada, akhirnya Dominic mau membantu, dengan harapan akan punya kesempatan untuk bertemu dengan Letty.

Dominic segera menghubungi teman-temannya. Pada intinya mereka bersedia membantu Hobbs, tetapi dengan dua syarat. Pertama, bahwa semua catatan kriminal mereka dibersihkan. Dan kedua, mereka diijinkan untuk kembali pulang ke Amerika Serikat.

Hobbs menerima syarat itu dan mereka segera bersiap untuk berangkat. Sedangkan Mia dan Elena, tinggal bersama Jack.

***

Tim dari Hobbs dan Dominic mendatangi tempat persembunyian Shaw di London setelah mengikuti clue dari salah satu anak buah Shaw. Bersama dengan pihak kepolisian, mereka menggerebek tempat itu.

Ternyata semua itu adalah jebakan. Karena pada saat yang sama, Shaw beserta dengan kelompoknya justru sedang merampok di tempat lain.

Shaw kabur dengan mobil


, meledakkan tempat persembunyiannya, dan membuat Polisi tidak bisa melakukan apa-apa.

Dominic, Brian, Tej, Han, Gisele, Hobbs, dan Riley mengejarnya. Letty datang membantu Shaw dan menembak Dominic sebelum berhasil meloloskan diri.

Di markas mereka, Hobbs memberitahu tim Dominic bahwa Shaw mencuri komponen untuk merakit sebuah alat yang disebut sebagai Nightshade. Alat canggih ini punya kemampuan yang bisa memadamkan lisrik satu negara.

Tentu alat ini sangat berbahaya dan rawan digunakan untuk kepentingan orang-orang tertentu. Sehingga harganya bisa sangat mahal. Itu sebabnya Shaw menawarkannya kepada mereka yang berani membayar dengan harga paling tinggi.

Sementara itu, Shaw terus berupaya untuk tahu lebih banyak tentang kelompok Toretto dan Hobbs. Salah satu hal yang kemudian dia ketahui adalah fakta bahwa dulunya Letty dan Dominic adalah sepasang kekasih. Namun, dia cukup yakin bahwa amnesia yang diderita Letty justru akan memberinya keuntungan untuk menghadapi Dominic.

Sementara dari pihak Dominic, ada Roman, Han, Gisele, dan Riley yang berhasil menyelidiki salah satu anak buah Shaw dan mengetahui adanya hubungan antara Shaw dengan Arturo Braga, bos narkoba yang sekarang sedang berada dalam penjara berkat Brian.

Sebagai wujud rasa tanggung jawab bahwa Brian-lah yang pada awalnya membuat Letty terlibat kecelakaan yang membuatnya amnesia dan sekarang berada di pihak Shaw, maka Brian memutuskan untuk pulang ke Amerika untuk menemui Braga.

Dengan bantuan rekan (tapi juga musuh) di FBI, Brian berhasil diselundupkan ke dalam penjara dan menemui Braga.

Braga mengatakan bahwa Brian hanya bisa menemui Shaw, jika Shaw juga mengingkan untuk bertemu.

Dari Braga ini juga, akhirnya diketahui detail kecelakaan yang dialami Letty.

Sementara itu, di London, Dominic berkesempatan untuk menghadapi Letty dalam ajang balap liar. Setelah itu, mereka berdua sempat bercakap-cakap. Dominic berusaha membuka ingatan Letty dengan menyebutkan bagaimana bekas luka yang ada di beberapa bagian tubuh Letty terjadi. Bahkan dia sempat mengembalikan kalung yang menjadi milik Letty.

Tetapi itu tidak cukup membuat Letty tersadar dari amnesia yang dialaminya.

Setelah Letty pergi, Shaw datang dan menawarkan Dominic dan timnya untuk pergi dengan bebas. Dominic menolak pergi tanpa Letty.

Tej mendapat informasi bahwa selanjutnya Shaw akan menyerang sebuah pangkalan militer NATO di Spanyol. Shaw dan timnya menyerang sebuah konvoi militer yang mengangkut chip komputer yang bisa digunakan untuk menyelesaikan perangkat Nightshade mereka.

Dominic dan timnya datang menyerobot. Shaw, dibantu Letty dan Jah menggunakan banyak kendaraan, termasuk sebuah tank yang digunakan untuk menggilas mobil di jalan tol.

Salah satu bagian kejar-kejaran di film ini yang paling seru adalah ketika Roman berusaha mengikatkan mobilnya dengan tank, lalu didorong Brian keluar jembatan, dan membuat tank terbalik. Letty terlempar, dan diselamatkan oleh Dominic.

Shaw dan timnya berhasil dibekuk. Tetapi kemudian terpaksa dilepaskan karena teryata mereka telah menculik Mia.

Kejutan lainnya adalah bahwa Riley ternyata adalah anak buah Shaw yang menyusup ke dalam tim Dominic dan Hobbs.

Shaw dan Riley dilepaskan. Sementara Letty yang tampaknya sudah pulih dari amnesia memilih untuk tetap bersama dengan Dominic.

Dalam pengejaran terakhir, terlihat Shaw bersama dengan timnya berada daam sebuah pesawat kargo dan sedang bersiap tinggal landas. Dominic dan timnya mengejar dengan mobil.

Dominic, Letty, Brian, dan Hobbs menaiki pesawat; Brian menyelamatkan Mia dan mereka keluar pesawat menggunakan mobil.

Pesawat berusaha lepas landas tetapi tertahan oleh kabel yang terikat dengan kendaraan yang dikemudikan Han, Gisele, Roman, Tej, Brian, dan Mia. Gisele mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Han. Letty berhasil membunuh Riley. Kemudian dia bersama dengan Hobbs lompat ke mobil di bawahnya.

Dominic mengejar Shaw dan chip komputer yang dipegangnya. Shaw terlempar dari pesawat, sedangkan pesawat itu sendiri jatuh. Dom mengendarai mobil yang tersisa melintasi hidung pesawat dan bertemu teman-temannya. Chip tersebut dikembalikan ke Hobbs sebagai jaminan pengampunan mereka.

Setelah itu, Dominic dan timnya pulang ke Amerika Serikat. Hobbs dan Elena datang untuk mengkonfirmasi bahwa mereka bebas dari tuduhan kriminal apapun. Sebelum Dominic dan timnya makan siang, ia bertanya apakah Letty merasa kenal dengan suasana saat ini; Letty menjawab tidak, tetapi ia merasa sudah di rumah.

Di adegan akhir kredit, saat Han dikejar-kejar di Tokyo, ia ditabrak mobil asing, sehingga mobilnya meledak dan menewaskannya. Pengemudi mobil asing tersebut menyingkir dari lokasi kejadian dan meninggalkan pesan ancaman untuk Dom.

Pengemudi itu ternyata adalah Deckard Shaw yang diperankan Jason Statham. Ini adalah kakak dari karakter Owen Shaw yang ingin membalas dendam. Dan membuka kesempatan sekuel berikutnya, Fast and Furious 7.

Pemain Fast and Furious 6

  • Vin Diesel sebagai Dominic Toretto: pembalap jalanan dan buronan.
  • Paul Walker sebagai Brian O’Conner: mantan agen FBI yang menjadi penjahat. Ia menjalin hubungan dengan Mia Toretto
  • Dwayne Johnson sebagai Luke Hobbs: agen Diplomatic Security Service
  • Michelle Rodriguez sebagai Letty Ortiz: mantan kekasih Dominic yang diyakini sudah meninggal. Karena amnesia, ia bekerja untuk Shaw
  • Jordana Brewster sebagai Mia Toretto: adik Dominic dan kekasih Brian O’Conner
  • Tyrese Gibson sebagai Roman Pearce: teman lama Brian
  • Chris Bridges sebagai Tej Parker: teman Brian dan Roman
  • Sung Kang sebagai Han Seoul-Oh: pembalap jalanan dan anggota tim Dominic
  • Luke Evans sebagai Owen Shaw: mantan Mayor SAS yang memimpin geng perampok
  • Gina Carano sebagai Riley: anggota tim Hobbs
  • John Ortiz sebagai Arturo Braga: mantan tangan kanan Shaw
  • Gal Gadot sebagai Gisele Yashar: mantan agen Mossad yang menjadi penjahat profesional
  • Joe Taslim sebagai Jah: pembunuh berdarah dingin yang menguasai bela diri dan parkour
  • Clara Paget sebagai Vegh
  • Elsa Pataky sebagai Elena Neves
  • Rita Ora sebagai pemimpin balap di London
  • Shea Whigham sebagai agen Stasiak
  • Jason Statham sebagai Deckard Shaw, kakak dari Owen Shaw di adegan akhir kredit yang membunuh Han di Tokyo dalam film The Fast & the Furious: Tokyo Drift (film 2006).

Fast and Furious 6 Facts

  • seri Fast and Furious pertama yang meninggalkan tema balap mobil
  • pra produksi dimulai pada April 2011
  • lokasi syuting di banyak tempat, mulai dari kepulauan Canary, Glasgow, dan Los Angeles
  • dirilis di UK pada 17 Mei 2013, dan di seluruh dunia pada 24 Mei 2013
  • judul resminya memang Fast and Furious 6, tetapi di credit title-nya, Justin Lin – sang sutradara – menulisnya sebagai Furious 6
  • pada awalnya, ada rencana untuk membuat-nya menjadi dua bagian, Fast dan Furious. Adegan kejar-kejaran dengan tank menjadi akhir bagian Fast, sementara kejar-kejaran dengan ledakan pesawat itu menjadi bagian akhir Furious
  • adegan kejar-kejaran dengan tank itu sangat minim CGI, dan lebih mengandalkan efek nyata
  • adegan kejar-kejaran di landasan itu sebenarnya dirancang untuk Fast Five. Tapi digagalkan karena pertimbangan biaya. Dan akhirnya, dengan penyesuaian terhadap karakter baru dan plot cerita, digunakan sebagai ending dari Fast and Furious 6.
  • kalau diukur dengan benar, maka panjang landasan pacu untuk adegan terakhir ini panjangnya 28.829 mil, atau 46,3957782 km. Mau bagaimana lagi, meski tidak masuk akal, meskipun jadi tidak masuk akal, ya dijalani saja, hehe….
  • ada Joe Taslim loh di film ini….
Sinopsis Fast and Furious 6
beri rating tulisan ini ya....

(Visited 501 times, 1 visits today)

Jangan ragu untuk berkomentar ya....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.