Intel Core i7-1065G7

Intel Core i7-1065G7 adalah processor quad-core hemat daya dari generasi Ice Lake U yang di bangun untuk laptop dan ultrabook. Intel mengumumkan kehadirannya pertama kali pada bulan Mei 2019. Mengusung 4 core dan 8 thread dengan memanfaatkan Hyper-Threading, kecepatan dasarnya 1.3 GHz – 3.9 GHz single core Turbo. 2 inti bisa mencapai kecepatan clock 3.8 GHz dan 3.5 GHz untuk ke intinya dengan Turbo Boost aktif.

Diantara saudara-saudaranya dari generasi Ice-Lake-U, dia termasuk kelas paling tinggi, diatas adik-adiknya (i3-1005G1 dan i5-1035G1, G4, dan G7.)

Mereka ini semua adalah bagian dari keluarga Intel Ice Lake 10th gen yang dibangun dengan proses manufaktur 10 nanomater. Artinya, mereka memiliki suhu kerja yang lebih dingin dengan konsumsi daya yang lebih irit dibandingkan processor Intel generasi 8 yang masih menggunakan proses 14 nanometer.

Dengan menggunakan arsitektur Sunnycove, processor Intel generasi 10 ini bisa menjalankan 18% lebih banyak instruksi per cycle (IPC), sehingga kinerjanya kurang lebih mirip dengan pendahulunya yang berasal dari generasi Whiskey Lake, seperti Intel Core i5-8665U yang memiliki clock speed lebih tinggi (4.8 GHz).

Pada saat diumumkan, Intel Core i7-1065G7 adalah processor Ice Lake-U 15 Watt yang paling cepat.

Kurang lebih kinerja Intel Core i7-1065G7 setara dengan AMD

Peningkatan terbesar yang diberikannya adalah kehadiran Iris Plus Graphics – IGP dari Intel generasi ke 11. Intel Core i7-1065G7 membawa varian yang paling tinggi dengan 64 EUs dengan kecepatan 300 – 1100 MHz.

Intel Core i7-1065G7

Kinerja IGP Iris Plus Graphics kurang lebih dua kali lebih cepat dari Intel UHD Graphics 620 dan juga lebih baik dari AMD Vega 10 dari jajaran AMD Ryzen.

Peningkatan berikutnya ada pada dukungan native pada AI hardware acceleration dan juga penggunaan Thunderbolt serta Wi-Fi 6 langsung di dalam chip-nya. Sementara memory controller terintegrasinya juga mendukung RAM DDR4 3200 MHz dan juga LPDDDR4 3733.

Intel menggunakan proses manufaktur newfirst-gen 10 nm yang kinerjanya bisa disandingkan dengan proses 7 nm dari TSMC.

Kebutuhan daya processor Intel Core i7-1065G7 ini adalah 15 Watt sesuai untuk digunakan pada laptop tipis dan ultrabook – dengan tambahan sistem pendingin yang bagus. Intel memungkinkan pabrikan laptop untuk mengatur TDP-nya mulai dari 7.5 sampai 25 Watt, sehingga akan ada perbedaan performa jika digunakan pada seri laptop yang berbeda-beda.

Tentu saja, laptop dengan processor Intel Core i7-1065G7 tidak akan mengalami masalah untuk menjalankan aplikasi harian – seperti aplikasi Office, multimedia, dan browsing sehari-hari. Yang jelas, kinerja i7-1065G7 sanggup untuk keperluan komputasi yang lebih berat, seperti editing video dan fotografi profesional.

Intel Core i7-1065G7 Kinerja Benchmark 2

Bagaimana kalau untuk bermain game?

Meskipun IGP Iris Plus yang dibawa Intel Core i7-1065G7 ini bukanlah GPU kelas atas, sehingga performanya masih dibawah GPU diskrit yang cocok untuk main game, tetapi ternyata dia masih cukup tangguh untuk bermain game-game ringan dengan lancar. Sementara kalau untuk bermain game-game yang berat, pengguna bisa memainkannya pada setting grafik low.

Disclaimer:

Artikel mengenai processor Intel Core i7-1065G7 ini adalah terjemahan dengan penyesuaian dari artikel asli yang bisa Anda baca di www.notebookcheck.net, laptoping.com.

Spesifikasi Intel Core i7-1065G7

Processor Name Intel Core i7-1065G7
CPU Family 10th Generation Intel Core “Ice Lake”
Number of Cores Quad-core / 2 computing threads per core
CPU Clock Speed 1.3 GHz – 3.9 GHz
Cache Size 8MB
Memory Support DDR4 (3200 MHz max. speed)
LPDDR4 (3733 MHz max. speed)
Integrated Graphics Intel Iris Plus G7
Power Consumption 15W
Production Technology 10-nanometer
Typical Use Mainstream laptops & 2-in-1 PCs
Notable Technologies Intel Deep Learning Boost (Intel DL Boost)
Intel HyperThreading (enables two computing threads per physical processor core)
Intel QuickSync Video (speeds up-conversion of video files)
Intel TurboBoost (dynamically boosts the performance of cores, depending on power and thermal headroom)
Virtualization – allows the processor to run multiple operating systems simultaneously using virtual platforms
Year of Release 2019
tertarik dengan teknologi, gadget, internet, astronomi, anthropologi, sedikit politik, pendidikan, dan bisnis online

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.