Baterai Android Boros? Ini Cara Mengatasinya

Ingin tahu cara mengatasi baterai Android boros tanpa aplikasi? Gampang saja kog. Sebelumnya, kita harus tahu apa saja yang membuat baterai Android boros. Jadi ketika melakukan langkah-langkah untuk membuat baterai Android lebih hemat dan tahan lama tidak ngawur. Baterai hemat itu bagus, tapi kalau malah membuat produktivitas kamu terganggu kan jadi tidak asik.

Satu hal yang yang sebaiknya kita sadari adalah bahwa Android itu defaultnya sudah efisien untuk pengaturan daya. Meskipun kamu sekarang memakai Android versi jadul seperti Gingerbread sekalipun, tidak usah khawatir berlebih dengan pengaturannya defaultnya. Itu sudah sangat optimal. Untuk pengguna kebanyakan, tidak perlu sampai menginstall aplikasi yang mengklaim bisa menghemat baterai. Menambah berat kinerjanya iya.

Karena pengaturan defaultnya sudah optimal, kita tinggal atur kebiasaan kita sendiri. Ada beberapa hal mendasar yang bisa kita lakukan sendiri untuk menghemat baterai Android tanpa bantuan aplikasi.

Cara Menghemat Baterai Android Dengan Mudah

Sinyal bagus baterai tidak cepat hangus

Pastikan kamu berada di tempat yang penerimaan sinyalnya bagus. Atau jika sedang bepergian, gantilah kartu GSM kamu dengan yang di tempat itu sinyalnya kuat. Sinyal yang lemah membuat smartphone kamu secara berkala melakukan scanning jaringan. Dan ini sangat menguras tenaganya. Jangan fanatik dengan kartu GSM tertentu. Cari saja yang sinyalnya kuat.

Kalau yang ada cuman sinyal EDGE GPRS ya jangan dipaksa untuk hanya menggunakan 3G/HSDPA. Kecuali kamu sedang butuh akses internet cepat. Jika sudah selesai, kembali pilih jalur EDGE/GPRS saja. Jangan yang 3G/HSDPA preffered.

Batasi akses internet

Menurut saya, ini cara menghemat baterai Android paling ngefek. Ketika akses internet dibatasi, semisal hanya ketika kita menyalakan layar atau secara manual kita atur sendiri. Yang ekstrim ya benar-benar mematikan jalur data, maka baterai kita akan sangat hemat. Akses internet itu jauh lebih boros dibandingkan dengan main game offline, menonton video offline, atau mendengarkan musik terlebih jika kamu mendengarkan musik lewat headset, itu hemat baterai banget. Kalau tidak percaya silahkan dibandingkan sendiri lah.

Kalau mau tes daya baterai yang dihabiskan, jangan diambil rata-rata harian. Tapi lakukan dalam waktu yang kamu tentukan. Misalnya dalam 5 menit mengakses internet dengan Chrome berapa daya baterai yang dihabiskan, beda tidak kalau pakai Opera Mini? Kalau menonton film offline 5 menit bagaimana? Dan seterusnya.

Yang biasa disampaikan orang-orang yang komplain kalau baterai Androidnya boros itu biasanya cuman secara global seharian ini pakainya cuman gini…. Eh, ternyata urus punya urus itu orang aktif banget di medsos yang artinya sangat aktif menggunakan akses internet. Ya pasti akan cepat habis-lah baterainya.

Batasi aplikasi yang berjalan di background

Xperia M dual Battery Usage

Loading...

Kamu pernah lihat menu penggunaan baterai Android kan? Nah, di situ kamu bisa melihat aktivitas apa saja yang menghabiskan daya baterai Android kamu. Ok, sudah dilihat? Kalau yang paling banyak menguras baterai kamu itu aplikasi chatting ya berarti siapkan hati dan pikiran untuk rela mengunisntall salah satu dari mereka. Pilih yang paling perlu saja. Kalau tidak mau uninstall gimana? Ya bisa saja. Tapi kamu akan butuh bantuan aplikasi.

Yang paling direkomendasikan untuk menghemat baterai adalah Greenify. Bukan aplikasi aneh-aneh yang tampilannya bagus dan menawarkan widget canggih tapi ujung-ujungnya bikin lemot itu.

Mengapa Greenify bisa menghemat baterai Android?

Sejatinya, Greenify ini tidak banyak disebut orang ketika hubungannya adalah menghemat baterai. Greenify lebih banyak dikenal sebagai aplikasi untuk menghemat RAM Android. Lalu apa hubungan RAM yang hemat atau lega dengan lebih hemat baterai?

Haha…. Kalau ditanya hubungannya, maka jawabannya adalah ‘erat sekali.’

Begini, aplikasi, apapun itu, ketika dipanggil, atau dijalankan oleh OS, dalam hal ini Android, dia akan menempati suatu ruang di RAM. Artinya dia sedang operasional. Ada banyak aplikasi yang maunya itu selalu jalan dan enggan dimatikan. Semua aplikasi chatting itu cara kerjanya begitu. Meskipun di layar hp kamu tidak kelihatan, tapi sebenarnya dia selalu berjalan di belakang. Itu sebabnya ketika ada pesan masuk dia bisa langsung memberi notitfikasi.

Nah, Greenify bisa membuat aplikasi yang kamu mau berada dalam kondisi ‘freeze’ atau ditidurkan. Jadi aplikasinya tetap ada, tidak perlu di uninstall, tapi tidak jalan. RAM hemat, baterai juga jadi hemat. Kan aplikasi boros daya tadi di ‘freeze’. Kapan-kapan ketika kamu perlu bisa dengan mudah diaktifkan lagi.

Biasanya saya menggunakan Greenify ketika mau main game agak berat di Xperia Ray yang RAM-nya cuman 512MB itu. Bukan dengan niat menghemat baterai sih…. Haha…. Kalau mau Greenify bekerja lebih maksimal, ya sebaiknya Android kamu sudah di root. Baca juga Cara Mengatasi Memory Internal Android Yang Penuh Ini 5 Tips Mudahnya.

(Visited 29 times, 1 visits today)
Loading...

Jangan ragu untuk berkomentar ya....