Cara Mempercepat HP Android Dengan Mematikan Animasi

Cara mempercepat HP Android yang lemot dengan mematikan fitur animasi | HP Android – dan juga tablet – menggunakan animasi untuk mempercantik tampilannya. Anda bisa menikmati animasi ini ketika anda beralih aplikasi dan juga ketika anda berganti layar, semisal di home screen, maupun animasi di dalam aplikasi Android sendiri. Memang bagus dan membuat Android menjadi manis dan indah, tapi itu juga membuat delay yang membuang waktu. Khususnya pada Android terbaru yang cepat. Anda bisa beralih aplikasi dengan seketika jika tidak dihambat oleh animasi ini.

Bagaimana dengan Android lawas yang relatif lebih lambat terlebih ketika anda sudah mengaplikasikan update OS lebih baru? Masih ingat betapa beberapa orang mengeluhkan Android mereka yang bekerja lebih lambat setelah diupgrade ke ICS? Dengan mematikan fitur animasi ini, ponsel Android lawas juga akan terasa berjalan lebih gegas, karena tidak harus merender layar berikut animasinya setiap kali berganti aplikasi. Lebih cepat itu intinya. Kalau setelah anda lakukan tips ini kemudian anda merasa Android anda jadi sepi dan kaku, ya silahkan kembalikan lagi animasinya. Kalau bagi saya, semakin sederhana itu semakin bagus. Kebanyakan animasi malah terasa jadi alay, haha…. Ini selera kog. Tapi kalau soal Android yang lebih gegas, saya rasa semua orang menyukainya. Langkah mempercepat Android dengan mematikan fitur animasi.Animasi Di Android

Loading...

Cara Mempercepat HP Android Dengan Mematikan Animasi

  1. Masuk ke menu Developer Options. Bagi yang masih memakai ICS atau Ginger Bread, silahkan masuk ke Setting> turun ke bawah, biasanya menu ini ada di atas About phone. Bagi yang sudah memakai Jelly Bean, baik versi 4.1.2 atau 4.2.2, silahkan masuk ke Setting> About phone atau About tablet> tekan 7 kali pada Build number. Nanti anda akan diberi pemberitahuan “You are now a developer!”. Nah, sekarang, anda bisa menemui menu Developer options pada menu Setting.
  2. Mematikan Animasi.
    • Masuk ke Developer options, nyalakan dengan menggeser switch yang berada di bagian atas layar. Dengan Developer Options dalam keadaan On, maka berbagai opsi di dalamnya akan bisa kita akses. Itu artinya, jika nanti anda ingin mengembalikan ke setting semula, anda cukup mematikan Developer Options ini.
    • Scroll turun sampai ke seksi Drawing. Di sinilah inti semua langkah kita untuk mempercepat Android kita. Ada tiga pilihan di situ: Window animation scale, Transition animation scale, dan Animator duration scale.
    • Nah, silahkan coba ubah-ubah nilai kecepatan animasinya di situ. Bisa di set ke off supaya animasi-nya hilang total. Kalau mau lebih cepat tapi masih pakai animasi, atur saja pada kecepatan .5x. Atau kalau anda mau ‘menunggu lebih lama, anda bisa pilih durasi animasi sampai 10 kali lipat lebih lama dari waktu normalnya. Gak usah wis, nunggu kopi habis baru kebuka itu nanti menunya, haha…

Pilihan Animator duration scale ini berlaku pada transisi animasi yang muncul ketika anda tap tombol App pada halaman home screen. Tapi, anda perlu me-restart home launcher Android anda sebelum efeknya bisa anda nikmati. Caranya? Dengan mematikan kemudian menyalakan Launcher app. Begini jelasnya: Buka Setting> Application> All Category> Launcher app. Nah, di situ baru tekan Force Stop untuk mematikan launcher, lalu tekan tombol Home, dan App Drawer anda akan restart lagi.

Nah, jika anda melakukannya dengan benar, maka setiap kali membuka app drawer atau membuka aplikasi, tidak akan ada lagi waktu jeda menunggu animasi-nya selesai dirender. Secepatnya aplikasi akan tersedia untuk bekerja untuk anda. Meskipun tidak signifikan, mematikan animasi ini juga akan lebih menghemat baterai anda. Tapi sebenarnya yang utama adalah waktu anda. Kan?

Kalau memang membuat lambat, kenapa sih Android harus ada animasinya? Sebenarnya, ini trik saja supaya pengguna tidak merasa terganggu karena Androidnya terlihat nge-lag untuk membuka aplikasi. Ini akan terasa pada Android yang tidak terlalu kuat kemudian dipaksa memakai atau di update OSnya ke versi yang lebih tinggi alias berat. Semoga nanti si KitKat beneran tidak membuat berat ya….

(Visited 1,273 times, 1 visits today)
You might also like
1 Comment