dee-nesia
mencari dan berbagi

Template Blogger Responsive vs Statis, Bagus Mana Untuk Adsense?

Template Responsive vs Statis | Pertanyaan ini cukup rumit dijawab. Karena ternyata hasilnya bisa beda-beda untuk setiap niche blog yang memakainya. Saya sendiri berkali-kali mencoba dan hasilnya berbeda untuk setiap blog. Jadi, sebenarnya kita sendiri yang harus berani mengorbankan potensi earning Adsense selama beberapa hari – minimal 3 hari – untuk mencoba kesaktian dari template blogger yang sudah kita incar.

Di blog utama yang selama ini earning Adsense-nya paling besar, saya tidak terlalu berani main-main gonta-ganti template. Baru jika sesudah mencobanya di blog lain yang relatif lebih ‘sepi’ selama setidaknya satu atau dua minggu dan hasilnya lumayan dari sisi CTR dan CPC, saya akan pasang itu template.

Dari yang saya alami, bisa jadi sangat berbeda dari pengalaman anda, template responsive ternyata kurang bagus untuk meningkatkan penghasilan dari Adsense. Ini agak aneh. Mengingat Google sendiri sangat menyarankan kita memakai template yang responsive.

Template Blogger Responsive vs Statis, Bagus Mana Untuk Adsense?

Harapannya jelas, karena trend pengunjung yang semakin hari semakin banyak memakai smartphone untuk mengakses internet. Dan faktanya memang begitu. D