dee-nesia
mencari dan berbagi

Setelah Sekian Lama: Curhat Seorang Teman Tentang Menulis

Jujur saja, saya tidak jelas benar ini tulisan mau di beri judul apa. Ceritanya begini, tadi malam ada seorang teman yang mendadak – setelah sekian lama – menghubungi saya melalui aplikasi WA. Seperti biasa, menanya kabar, yang ujungnya sedikit curhat mengenai temannya yang meninggal karena sakit paru-paru, padahal beliaunya tidak merokok, demikian juga suaminya. Kehidupan mereka bisa dibilang sangat ‘bersih dan sehat’ dibanding kebanyakan orang. Toh, kenyataan berkehendak lain dan memaksa beliau untuk undur diri lebih cepat dari yang lain.

Rupanya, ‘ini’ memicu sesuatu yang sejak lama terpendam di dalam diri si teman yang juga teman saya itu. Dia ingin ‘menulis’ lagi. Yang menjadi penghalang adalah bahwa dia ini agak-agak alergi dengan internet. Padahal, seperti yang saya dan mungkin anda juga ketahui, internet adalah media paling mudah, cepat, dan murah untuk menuangkan gagasan – terlebih jika itu berupa tulisan. Dan di ujung sekali percakapan kami itu, dia minta dibuatkan blog. Hmmm…. Padahal dia dulu juga punya blog sendiri. Masalahnya, dia ini dog-nyeng alias gampang berubah. Soal terlalu mudah kelupaan password juga membuatnya enggan untuk membuat blog sendiri. Belum lagi keribetan yang menurut dia membatasi ‘kreativitas’nya.

Karena itu, kemudian saya menawarkan padanya untuk mengirimkan tulisannya via email, supaya bisa saya posting di dee-nesia ini saja. Dari pada nanti saya harus ikut bingung memulihkan password akun blogspot-nya, hehe….

Menulis lagi