dee-nesia
mencari dan berbagi

Komponen Power Supply Yang Sering Rusak Dan Perlu Diganti

Komponen Power Supply yang sering rusak | Kerusakan pada Power Supply biasanya tidak menyeluruh. Tetapi hanya pada komponen atau bagian tertentu saja. Kecuali kerusakan tersebut disebabkan oleh faktor luar yang sangat besar, seperti terbakar dari luar (bukan karena ada komponen yang terbakar), tersambar petir, atau hal lain.

Karena itu kerusakan pada Power Supply biasanya cukup diatasi dengan mengganti komponen atau bagian yang rusak saja. Relatif jarang perlu diganti semuanya. Kalau sampai begitu, biasanya karena memang spesifikasi Power Supply tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan perangkat yang membutuhkan pasokan listrik darinya.

Dari sekian banyak komponen Power Supply, ada beberapa yang sering kali rusak. Memang semuanya bisa saja rusak. Tetapi berikut ini adalah beberapa komponen Power Supply yang paling sering mengalami kerusakan sehingga perlu diganti.

Komponen Power Supply Yang Sering Rusak

Daftar komponen Power Supply yang sering rusak ini sudah diurutkan mulai dari yang paling sering ke yang lebih jarang. Biasanya, dee-nesia menggunakan daftar ini untuk melihat mana yang rusak. Jadi yang pertama adalah kapasitor. Kalau ternyata ok, baru lanjut ke Resistor, dan seterusnya.

Bisa saja, kamu memiliki urutan yang berbeda. Ini hanya berdasarkan pada yang dialami dee-nesia. Soal mengapa kapasitor yang paling sering dan transformator yang paling jarang, itu saya tidak bisa jawab, hehe….

  1. Kapasitor
  2. Resistor
  3. Sekering
  4. Transistor Regulator
  5. Sakelar
  6. Diode
  7. Jalur tembaga di PCB putus
  8. Transformator
Komponen Power Supply Yang Sering Rusak
Power Supply

Prinsip dasar memperbaiki Power Supply

Ini sebenarnya sama saja dengan memperbaiki semua perangkat elektronik atau juga hal lain. Yang pertama adalah selalu utamakan keselamatan, kedua teliti dan hati-hati tanpa perlu jadi paranoid, dan ketiga, harus santai dan rileks.

Utamakan keselamatan

Pastikan si Power Supply tidak terhubung dengan perangkat listrik yang lain. Semisal ini Power Supply PC, ya lepas saja dari casing PC. Sehingga tidak ada kabel output yang terhubung ke komponen PC yang lain. Kalau ini Power Supply perangkat lain ya pastikan outputnya lepas dari perangkat.

Pastikan juga, tidak ada bagian dari tubuh kamu yang langsung terhubung dengan lantai atau tanah. Gunakan alas kaki yang kering atau minimal keset. Dan jangan bersandar ke tembok. Sama juga bohong kan?

Teliti dan hati-hati tanpa harus jadi paranoid

Tidak jarang, kerusakan pada Power Supply – dan juga perangkat lain – ternyata hanya sepele. Bisa jadi hanya karena kabel yang lepas, atau konektor yang kendor tidak terpasang dengan erat. Jadi sebelum kamu beneran bongkar semuanya, lihat dulu dengan teliti. Siapa tahu cuman karena masalah seperti itu. Jengkel banget kan, sudah susah-susah bongkar, eh…, ternyata nggletek (bahasa Malang-nya).

Terkadang, kerusakan komponen bisa langsung terlihat secara kasat mata. Semisal kapasitor atau resistor yang terbakar hangus. Tapi supaya pasti, sebaiknya periksa juga komponen yang ‘tampak’ baik-baik saja.

Santai dan rileks

Santai saja bro…. Semua upaya perbaikan itu butuh konsentrasi. Kalau tegang dan ragu-ragu, malah bisa jadi kacau. Kalau ragu, silahkan cermati dulu rangkaiannya dengan baik. Prinsip kerjanya semua Power Supply memang sama. Tetapi tidak semua rangkaiannya sama. Ada hal-hal khusus dari Power Supply itu yang mungkin perlu perhatian khusus.

Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kedua, sebelum kamu hubungkan si Power Supply ke colokan listrik. Kalau itu punya kamu sendiri, ndak papa. Tinggal beli gantinya selesai. hLah kalau itu punya orang lain kan bisa kacau.

Baca juga: Cara Melihat Kerusakan Power Supply Dan Cara Memperbaikinya

Loading...

Bagaimana? Jika kamu merasa terbantu dengan posting ini, jangan lupa untuk berkomentar, like dan share ya… Biar dee-nesia lebih semangat lagi mengupdate dengan tulisan lain yang lebih bermanfaat.

(Visited 2,578 times, 1 visits today)