Beberapa saat ini saya sedang tak enak hati karena kabar Sony akan melepas divisi Mobile-nya. Artinya brand Xperia mungkin dalam waktu dekat akan pindah tangan alias dijual, akan bernasib sama dengan saudaranya, Vaio.

Alasan terkuat mengapa Sony sampai harus bersiap mengambil keputusan seberat itu adalah karena penjualan Xperia yang tidak bisa menutupi cost atau biaya produksinya secara keseluruhan. Divisi mobile-nya dianggap malah menjadi sumber kehilangan keuntungan Sony. Untuk lengkapnya silahkan baca Mengapa Sony Xperia Kurang Laku – Versi dee-nesia.

Saya sudah menggunakan Sony sejak masih gabung dengan Ericsson. Dan sampai sekarang belum menemukan smartphone Android lain yang paling tidak seperti Xperia. Sedikit curhat, tapi ini jujur-sejujurnya tanpa bermaksud apa-apa, Sony Xperia Memberi Saya Pengalaman Terbaik Menggunakan Android.

Dan inilah alasan saya mengapa tetap memilih Xperia.

Kelebihan Sony Xperia – versi dee-nesia

Bentuknya

Buat yang biasa memakai Sony, pasti akan dengan mudah membedakan setiap seri-nya sekadar dengan melihat handset-nya. Beda dengan tetangga sebelah itu yang semua seri tampak sama. Hampir tidak ada beda yang kasat mata antara satu seri dengan seri lainnya. Paling cuman dari ukuran fisik-nya saja yang berbeda. Desain-nya tetap.

Xperia UI
Xperia UI
Loading...

Seperti yang sudah sering saya tuliskan di dee-nesia ini. Desain yang meng-kotak, maksudnya minim lengkung besar itu menjadi kelebihan Sony Xperia yang buat saya adalah desain yang paling nyaman. Jika anda berbeda pandangan ya terserah. Tapi buat saya bentuk kotak dengan sudut yang relatif tajam itu justru indah.

Antar muka atau UI-nya

Saya penyuka segala yang sederhana. Dan UI Xperia itu selalu sederhana. Tidak ada ikon yang rumit terlalu fantasia dengan efek macam-macam. Tidak ada. Di Xperia kita hanya akan menemui ikon yang terlihat biasa saja. Warna yang biasa, efek yang biasa, tidak berlebihan.

Bagi saya itu fungsional. Karena mata tidak akan sulit untuk mengenali ikon aplikasi dan juga (kalau ada) teks nama aplikasi tersebut dibawahnya. UI-nya ini bagi saya adalah kelebihan Sony Xperia yang masih bisa disisihkan. Lumayan sering saya mengganti tema-nya dengan menggunakan custom themes. Tapi ya itu, stock UI-nya Xperia itu nyaman banget.

Keyboard-nya

Lebih-lebih yang ini. Jika anda pernah memakai keyboard Xperia, anda akan sulit mencari tandingannya. Keyboard yang sangat nyaman dengan fitur yang luar biasa luas. Kalau anda tahu keyboard stock merk lain yang ada bahasa Jawa-nya tanpa perlu melakukan apapun dengan fungsi predictive text yang bagus, kasih tahu saya ya….

Xperia Keyboard
Xperia Keyboard

Bisa dibilang inilah fitur yang paling kuat membuat saya bertahan dengan Xperia. Tidak ada perlunya menginstall aplikasi keyboard lain kalau sudah pakai keyboard-nya Xperia. Nyaman pakai banget….

Kameranya

Saya suka fotografi meski jadi newbi selamanya. Jadi wajar dunk kalau kepingin smartphone yang kameranya bagus.

Kecuali di beberapa Xperia versi low-end, secara umum kameranya Xperia itu bagus. Saturasi warnanya imbang. Mudah mendapatkan hasil jepretan yang natural. Dan UI kameranya mudah diikuti. Untuk tipe yang sudah pakai Cybershot, itu bagus banget.

Xperia Camera UI
Xperia Camera UI

Kekurangan kamera Xperia itu rata-rata terletak di titik fokus yang agak jauh dibanding pesaingnya.

Layanan tambahannya

Meskipun saya jarang menggunakannya, keberadaan aplikasi khusus macam My Xperia untuk memudahkan mencari jika kebetulan Xperia anda hilang, Socialife, Xperia Care, dan Jive, memberi rasa lebih ketika menggunakannya.

Aplikasi Walkman-nya

Aplikasi music player adalah aplikasi yang wajib bagus jika saya sedang mempertimbangkan meminang smartphone. Tidak cuman dari sisi UI harus sederhana dan informatif, tapi juga harus bagus kualitas suaranya. Dan, …. Saya belum nemu aplikasi music player yang sebagus Walkman. Apalagi kalau ditambai Viper atau Dolby, wow banget suaranya.

Ok, rasanya itu dululah kelebihan Sony Xperia yang saya temukan. Saya yakin anda punya alasan tersendiri mengapa suka, benci, atau biasa saja tentang Xperia. Alasan saya yang diatas itu lebih banyak karena memang preferensi saya seperti itu. Anda bisa saja berbeda. Tidak ada salahnya. Saya tunggu komentarnya….

(Visited 1,070 times, 6 visits today)
Inilah Alasan Saya Tetap Pilih Xperia
Tagged on:             
Loading...

8 thoughts on “Inilah Alasan Saya Tetap Pilih Xperia

  • February 18, 2017 at 6:17 am
    Permalink

    Saya juga pengguna dan sekaligus penggemar Sony Xperia, sampai” istri dan teman kantor pun saya rayu untuk berpindah dari iphone ke Sony Xperia, dan alhasil hampir sebagian besar ikut berpindah ke Sony Xperia. Karena seperti kata anda, NYAMAN pada handset satu ini tak tergantikan. Bakal sedih kalo” Sony menjual divisi mobilenya.
    Salam Xperia.

    Reply
  • March 2, 2017 at 1:43 pm
    Permalink

    saya fansboy hp sony dari dari dulu, user experient nya gak ada yang nandingin, kesan mewah, UI khas, hp jadul pun seslu dapet update, harga gak turun2,

    Reply
  • November 3, 2017 at 12:55 am
    Permalink

    Dari zaman sony ericsson k750i (kalo agan2 masih inget sama tipe hp ini) sampe sekarang sony z1 yg saya pakai tuh rasanya beneran nyaman gan,istilahnya no alay mulai dari desain yg kotak,layar lebih sejuk di mata,pokoknya pabrikan dari jepang gak ada tandingannya sama merk sebelah yg desainnya itu2 aja alias berbentuk kapsul.

    Reply
  • November 7, 2017 at 7:32 pm
    Permalink

    Bukan itu saja dapur pacu xperia sangat power. Saya memakai xperia z3 yang cpu nya memakai qualcomn snapdragon 801 dan ramnya sudah cukup 3gb saja.

    Reply
  • December 5, 2017 at 10:09 am
    Permalink

    Satu yang saya Suka dari Sony, setiap kali buka Hp di Khalayak Ramai pasti ada yang bersuara “Wow Sony”

    Desain Sony yang anti mainstream, sudut-sudut yang tajam yang gak kekinian membuat saya tetap membeli produk ini dari pertama saya memakai Nokia 3210, Nokia 3650, Nokia N97 barulah setelah itu Hidup Saya Cerah di SE M600i, SE P1i, SE Arc S, Sony Z Ultra, Sony Z5, Xperia C5, Xperia XA Ultra, Xperia Xa1 Ultra yang dari Z ultra sampai XA1 Ultra masih bergeletakan di Meja, Batre yang gak pernah Bocor dan kembung (saya juga bingung)

    Kamera Belakang yang membuat orang Geleng-geleng dan berkata, “Kamera Lo Terlalu Jujur” Membuat yang Jelek keliahatan jelek dan Ganteng Kelihatan Biasa aja. (23Mp)

    Kamera Depan yang Membuat bulu hidung saya dan Komedo saya Kelihatan Jelas, membuat saya Harus Mengedit di Photoshop. (16Mp)

    Ui Sony Nyaman dimata, Gak Bikin Pusing Menu Iconnya, TETAPI sejak jaman Xperia X Keyboard Sony sudah menggunakan Swiftkey yang menurut saya gak nyaman, karna Prediction Teks kalau di disable meninggalkan kotak kosong yang tidak hilang.

    Aksesoris Hp yang Susah didapat di Toko-toko Fisik dan fariasi yang tidak banyak saya harus dengan sabar mencari di Toko Online

    Harga yang kadang tidak masuk akal dibanding kompetitornya, yang membuat saya menabung agak lama untuk membeli devicenya

    Tapi sampai Hari ini TV, VCR, DVD, PLACIDO, RADIO, HOME THEATER dan CELLPHONE dirumah saya Masih Merek SONY

    membuat saya kadang bersitegang dengan pasangan saya yang doyan merek buah yang digigit

    God Bless https://www.dee-nesia.com

    Reply
    • December 5, 2017 at 10:55 am
      Permalink

      wkwk… Makasih mas Donnie…. Sampeyan harusnya jadi penulis…. Sumpah, saya menikmati banget komentar anda ini…

      Reply
  • December 20, 2017 at 12:13 am
    Permalink

    At some point, saya setuju sama penulis. Tapi melihat sekarang ini, saya cenderung kurang suka sama Sony, terlebih lagi image Sony dari dulu selalu pake Qualcomm sebagai mesin pacunya. Sekarang pake MediaTek, saya kurang srek sama MTK, jujur masalah ketahanan bagi yg suka custom rom mau di pasang bongkar berapa kali tetep aman jika dibandingkan dgn MediaTek.

    Soalnya saya mengalami, lupa bersihin data internal sampai penuh terus bootloop giliran di flash ulang IMEI sama baseband jadi hilang.

    Saya malah lebih seneng sama Sony Ericsson, SE T700i, SE C510i, sempet pegang SE Xperia mini pro terus rusak, dan sekarang dengan SE Xperia arc LT15i yg sudah dipasang LX CM 12 sama SE Xperia Mini ST15i. Dua-duanya masih menunjang aktivitas keseharian saya. Gak tertarik lagi buat update gadget baru.

    Pake Soner Xperia lawas, terus custom rom yang penting bisa pasang apps messenger udah cukup gak neko neko.

    Reply
  • December 30, 2017 at 8:11 am
    Permalink

    saya setuju dengan penulis, mulai awal punya hp saya sudah pakai sony ericsson (beli d tahun 2008) smpai skrg masih awet meski bolak-balik jatuh. Terus sound-nya yg bikin jatuh hati, klu mnurut saya produk sony itu pasti soundnya jernih, hasil fotonya juga.
    tapi skrg susah cari, kmrin hp saya xperia M rusak mau cari gnti sony, smpai skrg blum dpat, pinginnya sony xperia m5

    Reply

Jangan ragu untuk berkomentar ya....