Concealer: Fungsi, Jenis, dan Cara Memakainya

Banyak orang menganggap fungsi concealer sama dengan foundation alias alas bedak. Tidak sepenuhnya keliru, tapi yang jelas mereka berbeda fungsi. Jika fungsi foundation lebih sebagai media yang membantu bedak menempel dengan sempurna pada kulit wajah, maka fungsi concealer lebih untuk menutupi bagian wajah yang tidak mulus.

Anda bisa mengaplikasikan concealer untuk menutupi luka pada kulit wajah, atau menutupi kulit wajah yang warnanya berbeda – sesuai dengan fungsi dasarnya. Concealer juga sangat membantu untuk menyamarkan jerawat.

Meskipun concealer bisa digunakan pada berbagai jenis kulit – kering, berminyak, maupun kombinasi – tetapi anda harus tetap memilih jenis concealer yang bagus dan sesuai dengan jenis kulit anda.

Misalnya nih, kulit anda berminyak, maka sebaiknya anda pakai concealer dengan kandungan benzoyl peroxide atau salicylic acid. Kedua bahan ini, meskipun bukan obat jerawat, memiliki kemampuan untuk meringankan peradangan dan mengurangi jerawat karena bakteri pada kulit kering.

Ok, sekarang coba kita lihat lebih rinci fungsi dan jenis concealer berikut ini….

Concealer fungsi - jenis - dan cara menggunkan

Fungsi Concealer

1. Menutupi luka dan bekas jerawat

Concealer adalah benda ajaib untuk membuat luka atau lubang bekans jerawat pada kulit wajah anda hilang. Itu sebabnya concealer menjadi bahan makeup wajib para makeup artist – dan juga anda.

Untuk bisa menutupi bekas luka atau bekas jerawat, biasanya diperlukan concealer yang agak pekat. Penggunaannya juga sedikit berbeda.

2. Memberi highlight pada bagian wajah tertentu

Concealer dengan shade yang sedikit lebih terang dari warna kulit juga bisa anda fungsikan untuk memberi highlight pada bagian tertentu, seperti di bawah mata, tulang hidung, bagian tengah jidat, tulang pipi, dan juga dagu.

Karena sifatnya yang bisa benar-benar menutupi warna kulit, anda bisa memfungsikan concealer untuk ‘mewarnai bagian wajah tertentu untuk membuatnya lebih terlihat.

3. Menyamarkan garis halus di bawah mata

Jika anda ingin menutupi garis halus di bawah mata, coba gunakan concealer. Perlu beberapa kali latihan sih, karena ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Salah-salah concealer malah akan membuat garis halus di bawah mata anda semakin terlihat.

Cobalah beberapa kali sampai anda merasa cukup.

4. Merapikan bentuk alis sesuai keinginan

Bagaimana cara merapikan bentuk alis tanpa mencukurnya? Concealer ini jawabannya.

Jika pada saat menggambar – menusir – membentuk alis ada yang keliru, seperti tidak rapi, miring, atau terlalu tebal, cobalah concealer untuk memperbaikinya.

Pengaplikasian concealer pada sekitar alis juga bisa membuat alis terlihat lebih tegas.

5. Mengganti Contour

Pada saat anda kehabisan contour cream, fungsikan concealer berwarna gelap untuk menggantikannya. Toh, sekarang banyak merk makeup yang membuat produk concealer dengan pilihan shade yang gelap.

6. Sebagai dasaran eye-shadow

Concealer juga bisa difungsikan untuk mendasari aplikasi eye-shadow. Anda bisa mengaplikasikan secukupnya di kelopak mata, setelah terlihat nge-blend, baru gunakan eye-shadow yang anda mau. Ini bisa anda lakukan jika eye-shadow tidak terlihat.

Jenis-jenis Concealer

Seperti halnya perlengkapan makeup dan skin care the body shop yang lain, concealer juga memiliki macam-macam jenis dan bentuk. Secara umum, ada yang berbentuk stick, cream, dan juga liquid.



Seperti ini perbedaan masing-masing:

1. Stick Concealer

Sesuai dengan bentuknya yang berupa batangan yang mudah dipegang, stick concealer bisa dengan mudah diaplikasikan pada area wajah yang agak sempit – seperti di bawah mata. Gunakan dengan cara seperti mengoleskan lipstik pada bibir.

Tidak masalah jika anda memakainya sebelum atau sesudah foundation.

Kelebihan

  • dapat menutupi luka, lubang bekas jerawat, atau garis lembut pada kulit dengan hampir sempurna.

Kekurangan

  • cenderung berminyak dibandingkan concealer jenis lain. Anda perlu hati-hati supaya tidak mengoleskannya terlalu tebal. Jika pada dasarnya kulit anda berminyak, sebaiknya gunakan jenis yang lain atau cari produk stick concealer yang jelas-jelas mencantumkan kandungan minyak sedikit.

Tips menggunakan stick concealer

  • hindari menarik atau menggores-goreskan stick concealer di bagian bawah mata anda secara berlebihan, supaya tidak membuat kulit anda menjadi tambah kendur.
  • berikan pelembab ringan pada area di bawah mata terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan stick concealer.
  • gunakan pelembab yang tidak berminyak supaya wajah anda tetap terlihat segar.
  • jika terlanjur terlalu banyak mengoleskan pelembab, tepuk-tepuk area tersebut dengan tisu untuk mengurangi lapisannya.

2. Liquid concealer

Bentuknya yang cair, membuatnya pas digunakan untuk menutupi area wajah yang relatif lebih luas dibanding stick concealer.

Biasanya liquid concealer ini dijual dalam wadah kaca atau plastik lengkap dengan aplikatornya.

Kelebihan

  • biasanya lebih ringan karena tidak terlalu berminyak, sehingga memungkinkan untuk menggunakannya dalam beberapa lapisan.

Kekurangan

  • karena sifatnya yang cair maka concealer ini cenderung lebih susah diatur alias mudah njebret kemana-mana.

Tips menggunakan liquid concealer

  • bisa digunakan dengan mengoleskannya dengan jari atau aplikator
  • bubuhkan berupa titik-titik kecil pada kulit yang hendak anda tutupi, baru di ratakan kemudian.

3. Cream Concealer

Inilah concealer yang paling ramah untuk kulit kering karena cenderung berminyak. Biasanya dijual dalam wadah kecil mirip kemasan eyeshadow, punya tekstur lembut seperti cream pada umumnya.

Kelebihan

  • sangat mudah diaplikasikan, baik dengan jari tangan, kuas, ataupun spons.
  • cocok untuk kulit kering
  • mudah nge-blend dengan warna kulit
  • punya sifat melembabkan

Kekurangan

  • sifat berminyaknya bisa membuat penampilan anda jadi terlihat ‘berat’
  • kalau tidak hati-hati bisa membuat wajah anda terlihat ‘tebal’

Tips menggunakan cream concealer

  • hindari mengaplikasikan concealer jenis ini sampai berlapis-lapis (meskipun bisa) supaya tidak menjadi berat dan terlalu tebal
  • awali tipis-tipis baru ratakan kemudian

Selain 3 jenis utama tadi, di pasaran anda juga bisa menemukan

  • matte-finish liquid concealer
  • matte-finish cream-to-powder
  • ultra-matte liquid concealer

Jika yang anda butuhkan adalah concealer untuk menyamarkan garis pada wajah atau menutupi jerawat, sebaiknya gunakan matte-finish liquid concealer.

Asal diingat bahwa concealer jenis ini mudah kering dan bisa terlihat tebal.

Sementara bagi anda yang berkulit kering tapi berjerawat, hindari penggunaan matte-finish cream-to-powder, sebab hasil akhirnya bisa membuat kulit semakin kering dan garis-garis wajah mala terlihat jelas.

Bagaimana cara memakai concealer?

Penggunaan concealer itu tidak wajib.

Gunakan hanya jika ada noda, luka, atau warna yang mengganggu. Jika foundation saja sudah cukup, maka sebenarnya concealer tidak diperlukan.

Aplikasikan concealer dengan mengoleskan tipis-tipis (untuk yang jenis cair), atau seperlunya untuk jenis yang lain, baru kemudian diratakan dengan jari atau spons sampai menyatu dengan alas bedak. Supaya tidak menimbulkan masalah, pastikan jari tangan atau spons anda bersih.


Loading...
By | November 28, 2019


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.