Hadiah Natal Dari Kumpul Blogger

Sebagai blogger pemula, dapat uang dari blog itu rasanya wow banget. Saya tidak bicara soal jumlah nominal yang diterima, tapi tentang bentuk upah yang lain dari aktivitas kita menulis posting. Dan kali ini, saya mendapat bayaran dari Kumpul Blogger. Sampai menjelang Natal kemarin, KumpulBlogger belum juga mengirimkan bayaran yang seharusnya saya terima. Biasanya KumpulBlogger sudah mengirimkan payout jika pendapatan mendekati 10 ribu rupiah. Saya mulai paranoid, apa KumpulBlogger mengubah kebijakan minimum payoutnya ya? Atau jangan-jangan sudah berubah jadi SCAM?

Tapi ternyata tidak saudara-saudara. Kumpul Blogger masih konsisten membayar komisi para publisher-nya. Pagi ini saya mendapat pemberitahuan bahwa bayaran KumpulBlogger sudah dikirimkan. Syukur pada Allah, hehe … Cuman 12.450 rupiah sih, tapi lumayan, jadi bukti kalau kita bisa mendapat uang dari blog. Kalau mau mencoba peruntungan silahkan daftar menjadi publisher Kumpul Blogger di sini.

Bayarannya memang tidak besar. Tapi kalau blog anda ramai, sementara daftar Adsense kog sulit banget diterimanya, Kumpul Blogger ini layak dipertimbangkan.

Saya salut dengan Om Kukuh, pendiri-nya. Dia mampu mempertahankan Kumpul Blogger ditengah persaingan penyedia iklan untuk blog Indonesia. Ada banyak yang dibuat, berjalan beberapa bulan, lalu mati suri, dan akhirnya mati beneran. Ada yang bekerja sama dengan pihak luar, berjalan sebentar lalu hilang tanpa bekas.

Kalau anda amati, jumlah blogger yang masih memasang iklan dari PPC lokal rasanya semakin sedikit saja. Persaingan semakin keras. Baik bagi layanan penyedia PPC maupun publishernya. Harus diakui, pengiklan lokal itu pelit. Tidak royal untuk belanja iklan seperti perusahaan luar negeri yang membuat CPC iklan di blog kita bisa tinggi. Maklum juga sih. Kan pasar-nya kita juga begitu-begitu saja. Bukan pasar dengan kue yang besar seperti CPC di negara-negara premium.

Apa mau dikata. Perkiraan saya sih, dalam beberapa waktu kedepan, sekitar 5 tahunan dari sekarang, CPC lokal juga akan beranjak naik. Sehingga kita, publisher, juga mendapat keuntungan yang lebih. Kecuali ada sesuatu yang mengubah perekonomian kita menjadi sangat terpuruk, maka kemungkinan industri periklanan di tanah air akan tetap bagus. Yang saya bicarakan ini iklan di internet loh. Kalau di media lain macam TV dan koran, saya tidak merasa mudeng untuk ngomong banyak, hahaha….

Beberapa waktu yang lalu, saya juga mencoba Sitti. Hasilnya lumayan. Harga per klik iklannya lumayan besar. Sayangnya, ketika sudah hampir pay out, akun saya dimatikan. Alasannya tidak jelas lagi. Hmmm…. Semoga tidak ada publisher lain yang mengalami seperti ini.

Untuk PPC lokal, saya belum menemukan yang lebih nyaman dari Kumpul Blogger. Mungkin karena saya merasa ‘ngerti’ Om Kukuh, jadi ada rasa kagum yang menumbuhkan perasaan tidak rela kalau sampai Kumpul Blogger mengakhiri nasib dengan ketidak-jelasan.

Buat yang masih ragu dengan Kumpul Blogger, saya memang tidak menjamin penghasilan dari blog anda akan mendadak bagus. Bayaran per klik-nya kecil. Biaya pasang iklan di sana juga murah banget. Jadi sebenarnya kalau berjalan baik bisa jadi simbiosi mutualisme antara advertiser, publisher, dan Kumpul Blogger-nya. Masalahnya, karena harga pasang iklannya murah, jadi yang pasang iklan ya yang gitu-gitu deh. Akan ada banyak keyword yang kalau yang baca tidak familier dengan dunia beginian akan tertawa.

Ow, iya. Om Kukuh itu juga pendiri idblognetwork loh. Kalau yang itu lebih premium. Yang pasang iklan juga rata-rata perusahaan besar. Jumlah bayaran yang kita terima sebagai publisher juga lebih besar dari pada Kumpul Blogger. Mau ikutan? Tanya mbah Google ya….

(Visited 7 times, 1 visits today)
Loading...
2 Comments

Jangan ragu untuk berkomentar ya....